jewishwny.com – Lantai bau amis setelah dipel menunjukkan cara membersihkan yang kurang tepat. Bau tidak sedap ini muncul karena lima kesalahan umum dalam mengepel.
Pertama, kain pel kotor menjadi penyebab utama. Kain yang tidak dicuci rutin akan menyebarkan bau ke lantai. Cuci kain pel dengan deterjen setiap kali selesai digunakan. Jemur hingga benar-benar kering sebelum disimpan.
“Baca juga : Bulog Serap 725 Ribu Ton Gabah Petani, Tertinggi dalam 10 Tahun”
Kedua, air pel yang kotor membuat lantai semakin bau. Ganti air pel secara berkala selama mengepel. Gunakan air hangat untuk membersihkan kotoran lebih efektif. Air bersih membantu menghilangkan bau tak sedap.
Ketiga, ember pel yang kotor turut berkontribusi. Kerak sabun dan kotoran di ember mencemari air pel. Bersihkan ember setelah digunakan dengan sikat dan sabun. Jemur ember di bawah matahari untuk membunuh bakteri.
Keempat, teknik mengepel yang salah mengurangi hasil bersih. Gunakan gerakan sesuai jenis kain pel. Untuk pel tali, buat gerakan angka delapan. Pel spons lebih efektif dengan gerakan maju-mundur.
Kelima, tidak menggunakan cairan pembersih khusus lantai. Pilih produk yang mengandung desinfektan dan pewangi. Cairan pembersih membunuh bakteri penyebab bau. Wangi segar akan bertahan lebih lama.
Beberapa tips tambahan membantu hasil lebih maksimal. Pertama, pel lantai dua kali untuk hasil optimal. Basahi lantai dengan air bersih terlebih dahulu. Kemudian pel lagi dengan cairan pembersih.
Kedua, perhatikan jenis lantai rumah Anda. Lantai keramik lebih tahan berbagai jenis pembersih. Lantai kayu membutuhkan produk khusus yang lebih lembut.
Ketiga, jaga peralatan pel tetap bersih dan kering. Simpan di tempat dengan sirkulasi udara baik. Jangan biarkan peralatan dalam keadaan lembap.
Keempat, rutin lakukan deep cleaning lantai. Gunakan steam cleaner minimal sebulan sekali. Cara ini membantu membersihkan kotoran membandel.
Kelima, beri ventilasi cukup saat mengepel. Buka jendela dan pintu selama membersihkan. Udara segar membantu lantai cepat kering.
Sedikit Tips
Lantai yang bersih sempurna tidak akan meninggalkan bau. Bau amis menandakan masih ada bakteri yang tertinggal. Perhatikan kebersihan alat dan teknik mengepel.
Hasil akhir yang kinclong dan wangi membuat rumah nyaman. Keluarga pun betah beraktivitas di dalam rumah. Lantai bersih juga lebih sehat untuk anak bermain.
Dengan memperhatikan lima hal tadi, lantai akan wangi lebih lama. Rutinitas mengepel menjadi lebih efektif. Waktu dan tenaga tidak terbuang percuma.
Kebiasaan baik ini membuat rumah selalu bersih maksimal. Tamu yang datang pun akan merasakan kenyamanan. Lantai mengilap menjadi kebanggaan pemilik rumah.
Mulailah perbaiki cara mengepel hari ini juga. Rasakan perbedaan pada lantai rumah Anda. Bau amis akan hilang dan diganti wangi segar.
Lantai bersih mencerminkan rumah yang terawat baik. Penghuni pun lebih sehat dan bahagia. Tidak ada lagi bau tak sedap setelah mengepel.
“Baca juga : Tarif Impor Trump Naik 32%, Respons Pemerintah RI”
Perawatan rutin membuat lantai awet lebih lama. Investasi waktu untuk kebersihan memberi banyak manfaat. Rumah menjadi tempat paling nyaman untuk beristirahat.